Kami sangat senang dengan kehadiran restoran Nusantara di Berlin karena menunya sangat Indonesia, harganya relatif murah, porsinya besar, dan yang paling utama adalah HALAL! :). Rasanya hampir setiap kali ke Berlin, makan di restoran Nusantara sudah menjadi sebuah pilihan utama.
Karena kami pecinta makanan Indonesia dan ingin restoran Nusantara ini makin sukses, kami juga ingin memberikan kritik yang membangun :
1. Pertama kali makan di restoran Nusantara, makanannya terasa enak tapi setelah kedua kali dan ketiga kali baru kami merasa dan melihat kalo menu makanannya tidak selalu segar dipersiapkan. Saya pernah melihat ketika salah satu menu gulai kekurangan tahu goreng, ibu juru masak hanya menambahkan tahu ke dalam gulai tsb. Memang kelihatannya sepele, tapi hal itu akan mengurangi rasa gulai tsb karena tahu segar bercampur dengan tahu yg masih tertinggal didalam gulai. Kami jadi bertanya2 dalam hati apakah hal ini juga terjadi dengan menu lain?misalnya daging rendang yg lama dicampur dengan daging rendang baru?
2. Kami merasa menu restoran Nusantara agak terlalu banyak menggunakan penyedap rasa jadi rasanya agak lain di lidah kami. Jikalau saja Nusantara lebih banyak menggunakan bumbu2 segar dan mengurangi penyedap rasa, pasti rasanya akan tambah top markotop
3. Yang paling menjadi perhatian kami adalah kesegaran bahan makanan. Kalo Nusantara lebih banyak menggunakan daging segar (baik ikan, sapi/kambing, ayam) setiap kali memasak daripada daging beku tentu akan menambah cita rasa menu2nya. Seperti halnya Sushi, jika ikan untuk sushi tidak segar setiap hari tentu rasa sushinya tidak enak.
Kami berharap restaurant Nusantara makin jaya dan bertahan lama sehingga kami bisa dengan bangga merekomendasikannya kepada teman2 kami di seluruh eropa dan amerika ketika mereka berada di Berlin dan kritik diatas adalah hal2 yg paling krusial supaya bisnis restaurant tidak ditinggalkan pelanggan.
Jaya selalu! read more